December 25, 2008
Mencret karena Bakteri atau Virus
Masalah :
Dokter Waldi yang baik,
Saya baru memiliki putra yang kini berusia 5 bulan, dengan berat badan 7,8 Kg. Dua bulan yang lalu anak saya mencret. Buang air besarnya sampai 4 kali dalam sehari, berbentuk cair dan ada sedikit ampas.
Setelah itu sembuh, tetapi selang 3 minggu kemudian anak saya mencret lagi. Sama seperti yang terdahulu, dalam sehari buang airnya bisa sampai sekitar 4 kali dalam sehari.
Setelah mengalami dua kali mencret itu badan putra saya menyusut dan berat badannya turun jadi 7,4 Kg. Apakah berat badan anak saya masih tergolong normal, Dok?
Menurut dokter yang memeriksanya, anak saya terkena infeksi bakteri. Salah satu penyebabnya, anak saya sering memasukkan jari-jarinya ke dalam mulut. Saya diminta dokter untuk mengencerkan susu formulanya, ½ kali lebih encer dari seduhan biasanya. Sejak awal lahir putra saya memang sudah mendapatkan campuran ASI dan susu formula, karena ASI saya berhenti keluar.
Saya ingin tahu, apakah bayi usia 5 bulan yang tidak diberi ASI sudah boleh mendapatkan makanan padat? Makanan apa saja kira-kira yang sudah dapat diberikan untuk putra saya?
Selanjutnya, mengapa dokter yang memeriksanya menyarankan agar saya untuk ½ kali lebih mengencerkan susu formulanya? Apakah bedanya antara mencret karena infeksi bakteri dan mencret karena infeksi virus? Apakah saya perlu mengganti susu formulanya dengan susu kedelai, Dok? Terima kasih.
Ny. Srigita, Bogor
Jawaban :
Ibu Srigita, di Bogor
Mencret tentu menurunkan berat badan sedikit, dan berat badan anak Ibu masih normal saja. Sejauh yang saya tahu bayi baru diperkenankan makan makanan (setengah) padat setelah berusia 6 bulan (Makanan Pendamping ASI), jadi tentu saja saya tidak merekomendasikan makan apa pun dalam usianya yang sekarang ini.
Untuk beberapa kasus tertentu, kadang walau bayi belum berusia 6 bulan sudah bisa diperkenalkan makanan setengah padat, misalnya pada bayi yang tidak mendapat susu formula dan ASI ibunya berkurang, serta beratnya tak kunjung baik.
Dalam manajemen diare akut (diare yang berlangsung kurang dari 1 minggu) tidak lagi direkomendasikan untuk mengencerkan susu formula menjadi setengahnya. Juga tidak perlu mengganti susu formulanya dengan susu kedelai. Mencret karena bakteri umumnya lebih serius daripada yang karena virus. Pada bayi dan anak kecil penyebab tersering mencret adalah virus.
Saya tidak tahu mengapa dokter Ibu menganggap mencret yang diderita anak Ibu disebabkan oleh bakteri. Jari-jari yang sering dimasukkan ke dalam mulut (mulut sendiri tentu saja) tidak selalu merupakan penyebab mengapa ia mencret, kecuali jika jari-jari tersebut kotor. Tentu ganjil saja kalau menganggap jari-jari tangan bayi usia 5 bulan kotor, bukankah ia belum bermain di lantai atau halaman rumah?
Mencret karena bakteri sebagian menampakkan darah pada tinjanya, dan anak bisa tampak sakit berat. Pemeriksaan tinja di laboratorium biasanya dianjurkan untuk mengetahui apakah benar mencret yang dideritanya disebabkan oleh bakteri. Untuk mencret yang serius karena bakteri, terlebih bila berdarah, umumnya perlu diberikan antibiotik.
Asuhan: dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A
Sumber : Nova
Spread the word












Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.