January 21, 2009
Seputar Hepatitis B
Masalah :
Dokter Waldi yang baik,
Saya seorang ibu dengan satu putra yang masih balita. Saya mau bertanya tentang penyakit hepatitis b. Apa penyebab seseorang bisa terjangkit Hepatitis B. Apakah penyakit ini bisa menular melalui kongsi makanan atau minuman?
Jika sudah terkena Hepatitis B, obat apa yang harus diminum? Apakah anak-anak yang tidak pernah terkena Hepatitis B tetap harus diberikan vaksin? Lalu berapa lama jarak waktunya untuk memeriksakan diri lagi setelah divaksin? Terima kasih, Dok.
susanna.tamiharjo@…
Jawaban :
Ibu Susanna,
Penyebab hepatitis bisa virus atau bakteri. Untuk hepatitis B penyebabnya adalah virus yang dikenal dengan nama hepatitis B. Virus ini termasuk virus ganas karena pada mereka yang terserang virus ini tidak semuanya sembuh sempurna, bahkan ada yang melanjut menjadi kanker hati. Makin muda usia terkena, makin berat penyakit di kemudian harinya. Oleh karena itu vaksinasi terhadap virus ini amat sangat dianjurkan.
Virus hepatitis B paling suka di darah, sehingga penularan terjadi bila tubuh seseorang kontak dengan darah pengidap penyakit ini. Kadangkala darah tersebut demikian sedikit sehingga seakan-akan tidak ada. Contoh yang paling sering adalah penggunaan alat-alat kecil yang dapat mengakibatkan seseorang berdarah, misalnya alat-alat kosmetik tajam yang dipakai bersama (gunting, penekan jerawat, peniti).
Penggunaan alat suntik bersama besar peranannya dalam rantai penularan, ini sering terjadi pada mereka yang terlibat dengan penggunaan narkoba suntik. Penggunaan alat makan bersama tidak menularkan penyakit hepatitis B, kecuali bilamana terjadi perdarahan pada yang menggunakan alat itu (gusi berdarah tertusuk garpu, misalnya) yang kemudian alat makan tersebut dipakai orang lain dan juga melukainya.
Rasanya penggunaan alat makan bersama (piring, gelas, sendok, garpu, pisau) bukan etiket yang dianjurkan. (Ini yang ibu maksud dengan kongsi makanan/ minuman? Istilah baru buat saya. Unik juga kalau kita ganti kata kongsi dengan koperasi). Pengobatan hepatitis B termasuk sulit. Sekarang sudah ada beberapa obat yang dapat melawan virus ini, tetapi harganya amat mahal dan diberikan dalam bentuk suntikan, efek sampingnya pun juga hebat. Biasanya disuntikkan di rumah sakit.
Kalau penyakit sudah melanjut menjadi kronik atau kanker (misalnya pada anak remaja atau dewasa) lebih sulit lagi pengobatannya. Jadi, sebelum anak kena hepatitis B lebih baik ditangkal dengan imunisasi saja. Biasanya imunisasi diberikan mulai bayi, bahkan segera setelah lahir. Pemberian tiga kali berturut-turut dianggap telah menimbulkan kekebalan yang cukup. Kalau masih ragu apakah kadar kekebalan telah tercapai, maka dengan memeriksa titer anti HBs dapat diketahui apakah seseorang cukup kebal ataukah tidak terhadap hepatitis B.
Asuhan: Dr.Waldi Nurhamzah
Sumber : Nova
Spread the word












Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.